News

Survei Geospasial & Pemetaan GIS Terintegrasi di Indonesia – Solusi Presisi Tinggi Berbasis GIS

Geonet memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan survei dan pemetaan geospasial terintegrasi di Indonesia melalui solusi berbasis GIS (Geographic Information System), GNSS presisi tinggi, citra satelit, dan pemetaan digital.

Global Mapper: software GIS serbaguna untuk analisis, visualisasi data geospasial, terrain, dan LiDAR.

Global Mapper merupakan perangkat lunak GIS (Geographic Information System) yang dirancang untuk memudahkan pengguna dalam mengelola, menganalisis, dan memvisualisasikan data spasial secara efisien.

GIS untuk Perencanaan Masa Depan: Solusi Cerdas Berbasis Data Spasial

Geographic Information System (GIS) merupakan teknologi penting yang membantu berbagai industri dalam memahami data berbasis lokasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Tidak hanya sekadar pemetaan, GIS mampu mengintegrasikan data, menganalisis pola, dan menyajikan informasi secara visual untuk perencanaan masa depan.

Global Mapper V26.2 Dirilis: Animasi Lebih Mudah, Kontrol Lidar Lebih Presisi

Global Mapper telah meluncurkan pembaruan versi 26.2 yang berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna, efisiensi alur kerja, dan kompatibilitas data, menghadirkan berbagai fitur baru serta penyempurnaan alat visualisasi dan analisis untuk mendukung produktivitas para profesional geospasial.

Ways to share GIS data with non-GIS users

Have you ever wanted to share GIS data with someone who doesn’t have access to GIS software? For example, you’ve created a beautiful terrain model for a construction site and want to send it to a customer for review. Not everyone has access to a powerful tool like Global Mapper. Still, using Global Mapper’s extensive list of supported file types, there are many ways you can send out data that can be visualized by a non-GIS user.....

Global Mapper User Forum : Event Resmi Pengguna Global Mapper di Indonesia

Geonet akan menyelenggarakan Indonesia Global Mapper User Forum (IGUF) 2025 pada 17 September 2025 di Jakarta. Forum ini menghadirkan pengguna Global Mapper dari seluruh Indonesia untuk berbagi wawasan, membangun koneksi, dan mengeksplorasi

Global Mapper 24.1 introduces new features like Relative Elevation Models

The latest release of Global Mapper 24.1 brings a range of valuable updates, including the powerful ability to create Relative Elevation Models and add Inset Maps in the Map Layout Editor. This version also introduces enhanced tools, improved functionality, and key bug fixes designed to optimize performance and streamline geospatial workflows, making it an even more reliable solution for professionals in the field.

Global Mapper Pro v26.1 Hadirkan Fine-Tuning Vehicle Detection & Automatic Power Line Classification

Global Mapper Pro v.26.1 menghadirkan pembaruan signifikan, termasuk fine-tuning berbasis Deep Learning untuk analisis lebih akurat dan klasifikasi otomatis jaringan listrik, mempermudah pemrosesan data geospasial.

PT. Geonet Infomedia Perkuat Standar Mutu dan Integritas dengan Sertifikasi ISO

PT Geonet Infomedia, perusahaan konsultan geospasial di Indonesia, telah berhasil memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Pencapaian ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan standar internasional untuk manajemen mutu

What’s New in Global Mapper SDK v24.1 ?

Version 24.1 of the SDK has been updated to include many of the new features found in the updated Standard and Pro desktop versions. The Global Mapper Software Developer Toolkit (SDK), also known as an API, gives developers the abilit.

Autodesk MoU implements with the Directorate of Vocational Development of Indonesia

Along with the development of the curriculum in Vocational High Schools (SMK), the largest graphics company Autodesk is now collaborating with the Directorate of Vocational Development of Indonesia by providing graphic software support for more than 10,000 SMKs spread throughout Indonesia for free.

Turla, Government Spying Advanced Malware

A new study from Symantec is currently highlighting a cyber espionage campaign involving sophisticated malware under the names "Turla" which is also known as "Snake", "Uroboros", and "Carbon".

Designing for Climate Change with GIS

To understand and mitigate the challenges caused by potential extreme events related to climate change, the Massachusetts Army National Guard (MA ARNG) initiated one of the defense industry’s first and most comprehensive climate change vulnerability assessments at Camp Edwards in Massachusetts.

Turla, Malware Canggih Pengintai Pemerintahan

Geonet : May 5, 2014 6:44 PM : Product

Sebuah penelitian baru dari Symantec saat ini menyoroti kampanye spionase cyber yang melibatkan malware canggih dengan nama “Turla” yang juga sebagai “Snake”, “Uroboros”, dan “Carbon”. 

Selama bertahun-tahun, Symantec telah mengikuti kegiatan kelompok dibalik Turla dan meyakini bahwa Turla merupakan gerakan yang menargetkan serangan kepada sektor pemerintahan, hal tersebut terlihat dari target yang dipilih dan perilaku teknologi tinggi dari malware tersebut.

Berikut ini uraian Symantec untuk mengenali Turla:

Turla merupakan kombinasi malware yang menggunakan Trojan. Wipbot sebagai alat pengintaian dan Trojan. Selama berada di dalam komputer korban, Turla diyakini telah digunakan dalam operasi mata–mata atau spionase dalam kurun waktu selama 4 tahun hingga kini

Dalam menginfeksi korban, penyerang menggunakan metode yang cukup canggih. Sebagai contoh, serangan watering hole dikonfigurasikan hanya untuk menginfeksi korban yang berasal dari rentang alamat IP tertentu. IP tertentu tersebut hanya orang-orang dalam organisasi yang ditargetkan.

Namun, tampaknya Turla termasuk ke dalam gerakan yang disponsori oleh pemerintah.

Gerakan yang ada saat ini merupakan hasil dari kelompok penyerangan dan secara teknis berkompeten dalam menembus banyak jaringan pertahanan. Gerakan ini setidaknya telah menyusup pada 84 website resmi untuk memfasilitasi serangan watering hole sejak September 2012.