Global Mapper V26.2 Dirilis: Animasi Lebih Mudah, Kontrol Lidar Lebih Presisi
Oct 10, 2025 15:00 PM : Global Mapper
Global Mapper merilis pembaruan versi 26.2, yang menghadirkan peningkatan signifikan pada pengalaman pengguna, efisiensi alur kerja, dan kompatibilitas data. Versi terbaru ini juga membawa penyempurnaan besar pada fitur animasi, kontrol LiDAR, serta beragam alat analisis geospasial untuk mendukung produktivitas para profesional di bidang pemetaan dan pemodelan data.
Sebagai Reseller Resmi Global Mapper di Indonesia, Geonet siap membantu Anda memaksimalkan potensi data geospasial menggunakan teknologi terkini. Dengan keahlian kami dalam pengolahan dan analisis geospasial, data LiDAR dapat diubah menjadi peta, model 3D, dan hasil analisis yang siap digunakan dalam berbagai proyek pembangunan dan infrastruktur.
Peningkatan Usabilitas dan Akses
Peningkatan yang didorong oleh pengguna mencakup perbaikan pada toolbar. Kini, posisi toolbar dapat dipulihkan secara instan menggunakan pintasan Ctrl+R saat beralih monitor. Selain itu, alat Digitizer diperkaya dengan fungsi-fungsi baru seperti pengeditan vertex dan alat pembuatan profil lintasan.

Animasi dan Timelapse Jadi Gampang
Alat animasi didesain ulang total, kini dilengkapi tombol “Animate Layers” dan panel terapung yang menyederhanakan proses pembuatan video dinamis dan timelapse. Pengguna mendapatkan kontrol timeseries yang presisi dan dapat merekam serta mengekspor animasi sebagai video dengan mudah.

Kontrol Lidar dan Terrain Diperluas
Alat Kontrol Tampilan Lidar/Terrain yang baru menyatukan kontrol tampilan dan pemfilteran untuk data Lidar dan terrain. Antarmuka penyaringan point cloud ditingkatkan, memungkinkan penyaringan berdasarkan metadata titik yang dihitung otomatis, bukan hanya atribut standar. Pengguna dapat mengatur titik yang terlihat secara real-time menggunakan slider histogram, di mana titik yang difilter tetap utuh dan dapat dipulihkan.

Dukungan Format File Baru yang Penting
Kompatibilitas Global Mapper terus diperluas dengan penambahan dukungan untuk format OSM PBF (OpenStreetMap) dan TFADS-O (Data Aeronotika). Selain itu, dukungan IIQ (format RAW kamera Phase One) memungkinkan impor langsung citra beresolusi tinggi tanpa konversi TIFF, yang menghemat waktu dan menjaga kualitas gambar. Proses georeferensi citra juga dibuat lebih efisien.
